Foto: Tigor Aritonang saat ziarah ke makam Tulang dan Opung nya meminta Doa bersama orang tua dan keluarga
Simalungun, MarmataNews. id – Tigor Aritonang (20) tahun warga Desa. Silayur, Kecamatan. Sinaman Pamutaran, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara (Sumut) pergi meninggalkan rumah dengan kondisi sakit gangguan mental (Depresi) yang disebabkan oleh pengaruh roh jahat, Minggu 9 Juli 2023 sekitar Pukul 24.00 Siang.
kepergian Tigor Aritonang meninggalkan rumah diketahui dari unggahan Media sosial fb atas nama " Lasniar Simarmata" yang setatus nya memberitahukan pada hari Minggu (9/7/2023):
"Tolong hubatta na majuppah Kon,sitigor Aritonang patugah nasiam hubannami"πππ
Yang artinya bahasa indonesia:
" Tolong kepada kita semua yang jumpa kepada si Tigor Aritonang supaya diberitahukan kepada kami"
Begitu juga dengan unggahan fb dari " Salidei Aritonang " yang juga kakak kandung dari Tigor Aritonang sempat mengabadikan di status fb nya saat ziarah di Makam Tulang dan Opung nya mengatakan:
"Sae sehat maho ito ku, Unang gok ipikkiri ho itoku, malum ma akka parsaiton sian pardagingon mu ito ku
Holan hodo itoku, holan tuhodo pangalu aluanku ito kuππ
Na salpu ma sude akka na masa na roh tu hita ito, Unang terlalu papikkirhu ho ito di akka na masa on.
Martangiang hita ito ku asa lam tudenggan na keluarga ta
Mauliate ma dituhan denggan do acara sadarionππ
Mauliate ma tuhanπππ
Yang artinya bahasa Indonesia:
"Semoga sehat lah ito ku, jangan banyak dipikirkan ito ku, sembuh lah penyakit dari badan mu ito ku.
Cuman kau nya Lelaki dikeluarga kita dan hanya untuk mu kami mengadu.
Semoga selesai lah cobaan- cobaan seperti ini yang datang ke keluarga kita ito, jangan terlalu banyak berpikir dikehidupan ini.
Berdoa lah kita supaya lebih baik keluarga kita. Terimakasih lah Tuhan karna acara ziarah ito ku hari ini berjalan baik. Terimakasih Tuhan"
Foto: saat memberikan sipanganon (makanan) kepada Opung dan Tulang/ keluarga Tigor Aritonang untuk meminta Doa
Sementara diketahui dari, Pak Salidei Aritonang orang tua dari Tigor Aritonang mengatakan bahwa belakangan ini Anak nya sedang sakit gangguan mental (Depresi) yang disebabkan roh yang sudah meninggal dunia ada datang kepadanya.
"Belakangan ini anak saya kurang sehat, memang sudah kami bawak berobat tapi belum sembuh juga. Bahkan sudah kami bawa ziarah ke makam Tulang dan Opung nya sekalian memberi sipanganon (memberi makanan) kepada Opung- Opung nya dan Tulang nya seta keluarga di Kampung sesuai adat batak supaya anak kami bisa sembuh." ucap Pak Salidei Aritonang.
Pak Salidei juga menceritakan, bahwa penyakit yang menimpa anak nya Tigor Aritonang belakangan ini sudah diketahui semua keluarga dan warga yang ada di Desa Silayur ini.
"Warga juga terkejut mengetahui anak kami ini terkena sakit seperti ini, karna diketahui warga di desa ini anak kami ini perilakunya baik dan pendiam." katanya.
Bahkan bilang Pak Salidei Aritonang, setelah mengetahui kepergian anak nya Tigor Aritonang dari rumah Minggu 9 Juli 2023 sekitar pukul 12.00 siang langsung melakukan pencaharian bersama keluarga dan dibantu warga.
"Sudah dicari ke Sinaman Pamutaran, Gambiri, Simantin tolu dan ke tiga ras hingga sampai pukul 03.00 pagi namun tidak kami temukan." ungkapnya.
Pak Salidei Aritonang juga berpesan melalui Media ini, apabila ada Warga masyarakat hususnya di wilayah Simalungun dan Pematang Siantar bila menemukan Anak nya Tigor Aritonang supaya memberitahukan ke keluarga nya di 081319829779 karna kondisi mentalnya terganggu/ Depresi.(M/Nelson)



