Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

"Dedek" Diduga BD Narkoba di Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Sewa HP 5 Ribu dan Lodes Berhasil Bagi Dua

Rabu, 28 Januari 2026 | 11.34 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-28T05:17:09Z


Pancur Batu, MarmataNews.id - Didalam Blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancur Batu diduga ada peredaran Narkoba jenis sabu dan sewa HP serta Lodes.

Dari informasi yang diterima, bebasnya peredaran Narkoba di Lapas tersebut semenjak masuknya Narapidana (Napi) inisial "ST",

Dikatakan Napi yang baru 3 hari bebas dari Lapas Kelas IIA Pancur Batu ini, bahwa Bandar Sabu di dalam adalah "Selsi Sinuraya" orang "Alam Jaya" penghuni Blok A tetapi sudah bebas. 

Dan sekarang ini di teruskan oleh "Dedek", Napi Anak Ayahanda Kecamatan Medan Petisah penghuni blok A.

"Dedek", menjual narkobanya bebas di seluruh blok hunian napi yang ada di Lapas Pancur Batu yang katanya Warga Binaan di Lapas itu kurang lebih 4000 jiwa." ucap sumber yang namanya minta dirahasiakan, Senin (26/01/2026).

Napi pindahan dari Lapas Kelas I Medan Tanjung Gusta ini mengungkapkan, perputaran uang di dalam Lapas Pancur Batu sangat berkembang cepat dari pungutan liar (Pungli). Karena, didalam Lapas ada dibuka koperasi untuk para sesama napi yang jika mendapat kiriman uang dari keluarga atau dari mana saja.

"Contohnya, jika kita mendapatkan kiriman uang melalui transfer sebanyak 500 ribu, yang kita terima hanya 440 ribu. Karena di potong 60 ribu sebagai uang admin." katanya.

*Lodes/ Penipuan*

Belum lagi kalo kita berhasil melodes, "Jika kita berhasil dan mendapat kiriman transfer uang 2 juta dari hasil lodes, yang kita Terima itu hanya 1 juta dan uang yang 1 juta lagi itu dipotong untuk pegawai lapas disitu." tambahnya.

*Nyewa HP*

Kemudian dengan nyewa HP, sekali nyewa HP 5000 perjam di tambah lagi para napi yang hobbi main slot- slot. "Intinya perputaran uang sangat cepat lah di dalam Lapas Pancur Batu" jelasnya.

Ketika ditanya soal makanan yang disediakan pihak Lapas Pancur Batu apakah layak untuk dimakan atau tidak, Ia menegaskan bahwa makanan nya tidak layak dan tidak ada rasa nya.

"Kalo hanya makan nasi yang disediakan dari Lapas saja tak masuk, jadi kita harus beli sambal atau kuah ikan dari kantin disitu supaya selera makan." ungkapnya.

Tau lah, sambal saja 2 sendok makan di kantin situ harga nya Rp. 7000 dan kuah ikan harganya Rp. 6000 tidak pakai sayur.

"Kalo sambal nya saja bisa lah kita ikat pakai karet biar jangan basi dan tahan kita makan untuk selama 3 hari. Tetapi, kalo kuah ikan Itu hanya untuk 1 kali makan saja, karena kuah kan cepat basi." imbuhnya kesal dengan makanan yang disediakan pihak Lapas Pancur Batu.

Menanggapinya, saat di konfirmasi Kalapas Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, Rabu (28/01/2026) menyebutkan, setahu saya nama nama yang disebutkan gak ada di kita Bang. Apalagi soal narkoba saya pastikan tidak ada ya Bang. "Nanti kami cek lagi kebenarannya. Terima kasih infonya." ucapnya melalui pesannya.(tim)
×
Berita Terbaru Update