Medan, MarmataNews.id - Dalam rangka mengawal program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan kontrol dan monitoring ternak ikan dan ayam pada hari ini, Jumat (27/2/2026), di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) bidang Giat Kerja.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan rutin terhadap program budidaya perikanan dan peternakan yang tengah berjalan. Jenis ternak yang dikontrol meliputi ikan nila, ikan mas, ikan patin, ikan lele, serta ternak ayam petelur dan ayam pedaging yang dikelola oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas.
Kontrol dilakukan dengan mengecek kualitas air kolam, ketersediaan dan kualitas pakan, pertumbuhan ikan, kebersihan kandang, hingga kondisi kesehatan ternak ayam. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh proses budidaya berjalan optimal, stabil, dan produktif sehingga mampu memberikan hasil maksimal.
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan melalui bidang Giat Kerja merupakan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan.
“Program ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang perikanan dan peternakan sebagai modal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya di tempat terpisah.
Ia menegaskan bahwa kegiatan produktif seperti ini menjadi wujud nyata pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga membangun disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja warga binaan.
Melalui kontrol yang dilakukan secara berkala dan terstruktur, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya dalam mengawal ketahanan pangan sekaligus menghadirkan pembinaan yang produktif, terarah, dan berkelanjutan demi terwujudnya warga binaan yang mandiri dan siap reintegrasi sosial.(Rel)
.jpg)
