Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lapas Kelas I Medan Dorong Warga Binaan Tingkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis: Dorong Warga Binaan Bebas dari Buta Huruf

Sabtu, 05 September 2026 | 16.18 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-05T09:18:11Z


Medan, MarmataNews.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus memperkuat program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), salah satunya melalui program Pengentasan Buta Huruf yang dilaksanakan di Aula Moralitas Lapas Kelas I Medan, Sabtu (05/09/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan, Staf Bimkemas, serta mahasiswa magang Universitas Sari Mutiara Indonesia dari Jurusan Psikologi. Para peserta mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias.

Dengan penuh semangat dan antusias, para WBP mengikuti proses pembelajaran yang difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar membaca dan menulis. Pada kegiatan kali ini, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai menyambungkan kata menjadi sebuah kalimat, sebagai bagian dari tahapan pembelajaran literasi secara bertahap.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu WBP yang masih memiliki keterbatasan dalam membaca dan menulis agar mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar. Selain menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan dan mempersiapkan WBP untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.

Program pengentasan buta huruf ini menjadi salah satu perhatian penting Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan dan kemampuan dasar WBP.

Fonika Affandi berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi WBP, khususnya mereka yang masih memiliki keterbatasan dalam membaca dan menulis.

"Kami berharap melalui program ini, setiap Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan kemampuan dirinya. Kemampuan membaca dan menulis merupakan bekal dasar yang sangat penting untuk kehidupan, baik selama menjalani pembinaan maupun ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat," ujar Fonika Affandi.(Rel)

×
Berita Terbaru Update