Pangkalan Brandan, MarmataNews.id - Dalam rangka meningkatkan kinerja dan profesionalisme petugas pemasyarakatan, Ka Rutan Pangkalan Brandan mengikuti pengarahan secara virtual melalui aplikasi Zoom yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi pada Kamis, 27 Februari 2025.
Dalam arahannya, Dirjenpas Mashudi menegaskan bahwa di lingkungan pemasyarakatan, baik lapas maupun rutan, tidak ada toleransi terhadap peredaran handphone, narkoba, pungli, maupun penipuan. la menekankan pentingnya kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk melakukan pendekatan secara personal kepada setiap pegawai dan warga binaan, serta memastikan bahwa seluruh pegawai menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Selain itu, kepala UPT diwajibkan untuk melaksanakan pelatihan mengenai teknik pengawalan dan penjagaan yang benar serta mengoptimalkan peran koperasi internal guna meningkatkan kesejahteraan pegawai dan warga binaan.
Dirjenpas Mashudi juga mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama membangun sistem pemasyarakatan yang bermanfaat bagi warga binaan. la memberikan apresiasi kepada petugas yang berhasil mengagalkan upaya penyelundupan narkoba dan handphone di lingkungan rutan, sebagai wujud komitmen dalam menjaga integritas dan keamanan institusi.
Lebih lanjut, Mashudi meminta agar seluruh Kakanwil meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan kantin di UPT Pemasyarakatan, dengan penekanan bahwa standar harga di kantin harus dikendalikan agar tidak memberatkan warga binaan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Rutan Pangkalan Brandan telah berkomitmen untuk menjalankan setiap instruksi yang diberikan oleh Dirjenpas. Diharapkan langkah ini dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan pemasyarakatan, mulai dari peningkatan manajemen internal, kesejahteraan pegawai, hingga pelayanan kepada warga binaan, sejalan dengan moto "Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat."(Rel)