Medan, MarmataNews.id - Korban dugaan pengeroyokan di kawasan Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, meminta pihak kepolisian segera menetapkan tersangka dan menangkap para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari 20 orang.
Korban bernama Peringatan Lase (30), warga Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, mengaku hingga kini laporan yang dibuatnya di Polsek Medan Tuntungan belum menunjukkan perkembangan signifikan.
“Laporan saya di Polsek Medan Tuntungan sudah lebih dari satu bulan, tetapi sampai sekarang para pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka. Padahal jumlah pelakunya lebih dari 20 orang,” ujar Peringatan Lase, Selasa (26/5/2026).
Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di kawasan Pasar Induk Lau Cih, Jumat dini hari (17/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Korban mengatakan dirinya telah berulang kali berkomunikasi dengan pihak Polsek Medan Tuntungan, termasuk kepada Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Manotar Silalahi, namun menurutnya belum ada tindak lanjut yang serius.
“SP2HP sudah saya terima tanggal 13 Mei 2026 dan isinya masih tahap penyelidikan. Tapi anehnya, pihak pelaku justru beberapa kali menghubungi saya untuk mengajak berdamai,” katanya.
Ia berharap aparat kepolisian segera bekerja maksimal untuk mengungkap dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
“Saya sudah menunggu lebih dari satu bulan. Sebelumnya para pelaku sempat diamankan setelah kejadian, tetapi diduga dilepaskan kembali oleh petugas dengan alasan yang tidak jelas,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat dirinya memarkirkan becak barang di sekitar simpang tiga Pasar Induk Lau Cih. Tidak lama kemudian, seorang pria yang datang menggunakan mobil pick up sempat terlibat percakapan dengan nada menantang sebelum meninggalkan lokasi.
Namun beberapa saat kemudian, pria tersebut kembali bersama sejumlah rekannya dan langsung melakukan penyerangan terhadap korban.
Korban mengaku dipukul secara brutal di bagian kepala belakang, wajah, mata sebelah kanan, kening hingga dada sebelah kiri.
“Aksi pemukulan terjadi cukup brutal hingga saya mengalami sejumlah luka,” ujar korban.
Warga sekitar yang melihat kejadian kemudian berusaha melerai, sementara para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Medan Tuntungan dengan nomor laporan polisi LP/B/167/IV/2026/SPKT/Polsek Medan Tuntungan/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.
Korban berharap pihak kepolisian segera menangkap seluruh pelaku yang diduga masih bebas berkeliaran.
“Saya berharap pelaku segera ditangkap karena jumlahnya banyak dan masih berkeliaran hingga saat ini,” katanya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Manotar Silalahi, menyatakan akan berkoordinasi dengan penyidik terkait perkembangan kasus tersebut.
“Saya lagi di luar kota ada pekerjaan. Nanti saya konfirmasi dengan penyidiknya ya pak,” tulisnya melalui pesan singkat.(Rel)

