Medan, MarmataNews.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau Pos Terpadu sekaligus melepas personel pengamanan Idulfitri 1447 H/2026 M di Pos Blok Medan, Jalan Balai Kota, Jumat (20/3/2026) malam.
Kegiatan diawali dengan koordinasi melalui konferensi video bersama jajaran kepolisian se-Indonesia. Dalam arahannya, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran Polri dan TNI untuk mengamankan perayaan Idulfitri dengan mengusung moto “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Sumut Surya memaparkan kesiapan prasarana jalan di Sumut. Pemerintah Provinsi Sumut telah memetakan tiga rute utama, yakni Lintas Barat, Lintas Tengah, dan Lintas Timur, untuk menjamin kelancaran arus mudik.
Terkait pemulihan pascabencana di 12 kabupaten/kota, Surya melaporkan progres signifikan. Sebanyak 263 titik longsor, 19 titik jalan putus, dan 65 titik jalan amblas telah selesai ditangani secara darurat.
“Ruas Simpang Rampa – Sibolga via Batu Lubang kini sudah terhubung dengan sistem buka-tutup. Kami menyarankan pemudik dari Tarutung menuju Sibolga menggunakan jalur alternatif via Poriaha demi keamanan. Saat ini, 13 lokasi prioritas telah menyelesaikan Detailed Engineering Design (DED) untuk segera direhabilitasi secara permanen,” jelas Surya.
Untuk menekan angka kecelakaan dan dampak inflasi, Pemprov Sumut menyediakan ribuan kursi mudik gratis, di antaranya kereta api rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai sebanyak 1.380 kursi.
Bus melayani enam rute utama, termasuk Gunung Tua, Padangsidimpuan, hingga Barus dengan total 2.874 kursi. Moda laut tersedia untuk rute Belawan–Batam dan Sibolga–Gunungsitoli. Selain itu, disiagakan 602 unit bus AKAP dan 2.452 unit bus AKDP. Enam Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang di wilayah Sumut juga dialihfungsikan menjadi rest area bagi pemudik.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa puncak arus mudik telah dimulai sejak 18 Maret dengan kenaikan volume kendaraan sebesar 4,26% dibandingkan tahun lalu. Puncak arus balik diprediksi terjadi mulai 24 Maret 2026.
Kapolri juga mengapresiasi penurunan angka fatalitas kecelakaan sebesar 24,61%. “Kami berpesan kepada pemudik untuk tetap hati-hati. Manfaatkan rest area dan pos terpadu untuk beristirahat. Jangan terburu-buru yang justru membahayakan keselamatan,” ujar Kapolri.
Terkait potensi cuaca ekstrem, Kapolri menyebut pihaknya bekerja sama dengan BMKG dalam operasi modifikasi cuaca. “Seluruh satuan tugas bencana di pos terpadu harus bersiap mengantisipasi potensi banjir atau longsor di jalur mudik,” tambahnya.
Ia juga mengimbau pengelola wisata air untuk memastikan alat keselamatan tersedia dan jumlah pengunjung tidak melebihi kapasitas. Untuk mengurangi kepadatan arus balik, pemerintah menyarankan masyarakat memanfaatkan program Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret, serta mematuhi pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret.
Acara ditutup dengan pelepasan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang akan berpatroli di titik-titik rawan Kota Medan. Turut hadir dalam kegiatan ini Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Wali Kota Medan Rico Waas, serta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan.(DS)

